Total Tayangan Halaman

Selamat Datang Bagi Semua

Blog ini berisi konten-konten yang menarik dari berbagai sumber, yang mungkin bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian..

Rabu, 08 Juni 2011

FOTO: Danau Terbesar di Timur Tengah Sekarat

Kebijakan irigasi yang salah mengubah danau itu menjadi gurun garam.

Danau Oroumieh di Iran mengering. (AP Photo/Vahid Salemi)

VIVAnews - Namanya Oroumieh. Danau air asin terbesar di Timur Tengah itu terletak di negeri para Mullah, Iran.
Dengan luas sekitar 5.200 km persegi, Danau Oroumieh selama ini terkenal sebagai tempat bermigrasinya burung-burung flamingo, pelikan dan burung camar.
Oroumieh pun selama berabad-abad terkenal dengan kebun apel, anggur, kenari, buah badam (almond), bakung, kentang, dan minuman herbal aromatik.
Namun, itu semua agaknya tinggal kenangan. Musim kemarau, kebijakan irigasi yang salah, pembangunan, serta pembendungan sungai-sungai yang menyuplai air ke danau itu, mengubah danau ketiga terbesar di dunia itu, kini menjadi gurun garam raksasa nan gersang.
Airnya kini menyusut hingga 60 persen. Kedalaman air paling tinggi hanya 2 m. Selanjutnya bisa ditebak. Danau kini tengah sekarat, dan diperkirakan bisa musnah dalam beberapa tahun ke depan.

• VIVAnews

16 Juni Gerhana Bulan Total Terlama Tahun Ini

Secara teoritis, potensi pelepasan energi dalam perut bumi berada di titik maksimum.

Gerhana bulan (AP Photo/Seth Wenig)

VIVAnews - 16 Juni 2011 mendatang Indonesia akan mengalami gerhana bulan total terlama untuk tahun ini.
"Gerhana bulan total nanti akan terjadi sekitar 1,5 jam," kata Thomas Djamaluddin, profesor riset bidang astronomi dan astrofisika dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional kepada VIVAnews melalui sambungan telepon, Selasa 7 Juni 2011.
Total durasi gerhana, dari mulai gerhana bulan sebagian awal sampai akhir, kata Djamal, diperkirakan berlangsung selama 3 jam 20 menit, yakni dari pukul 01.22 WIB - 05.02 WIB. Durasi itu, Djamal menambahkan, lebih panjang dari gerhana bulan total yang juga akan terjadi pada 10 Desember 2011 mendatang.
Dibandingkan dengan gerhana bulan Desember nanti, gerhana 16 Mei ini juga memiliki peluang lebih besar untuk bisa dinikmati dengan mata telanjang, mengingat saat ini memasuki musim kemarau. "Gerhana bulan Desember nanti relatif lebih sulit diprediksi, karena berada di musim hujan," kata dia.
Djamal juga mengungkapkan, ini kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kualitas lapisan atmosfer bagian atas (lapisan stratosfer yang berada di ketinggian di atas 5.000 meter dari permukaan bumi) yang mungkin selama ini 'dicemari' oleh akumulasi debu-debu vulkanik.
Pasalnya, debu-debu vulkanik yang sampai di lapisan atmosfer bagian atas, bisa bertahan hingga bertahun-tahun. Contohnya, letusan Gunung Pinatubo yang terjadi pada 1991 dan memakan ratusan korban jiwa, debu vulkaniknya bertahan hingga dua tahun.
Menurut Djamal, kualitas atmosfer itu bisa diukur dengan melihat kecerahan warna garis antara bayangan bumi dengan cahaya bulan. Bila warna cahaya bulan terlihat cerah dan tegas, maka kualitas atmosfer lebih baik. Tapi bila warnanya lebih gelap, maka kualitas atmosfer lebih buruk.
Djamal memisalkan, setelah letusan Gunung Tambora pada 1815 yang menewaskan sekitar 100 ribu jiwa, atmosfer lapisan bumi saat itu tertutup debu vulkanik sampai beberapa waktu sehingga saat gerhana bulan, garis antara bayangan bumi dengan cahaya bulan berwarna gelap dan baur.

Graphic of a lunar eclipse


Selain itu, Djamal juga menerangkan, ketika gerhana bulan total terjadi, maka bulan, bumi, dan matahari berada dalam satu garis dan secara teoritis potensi pelepasan energi tektonik atau vulkanik berada di titik maksimum. Sebab, saat itu gaya tarik yang dialami oleh bumi melebihi gaya tarik di waktu-waktu pasang biasa pada tiap awal dan tengah bulan.
"Secara teori peluang pelepasan energi di waktu itu berada di kondisi maksimum. Namun, kita tidak bisa memastikan kapan energi tersebut benar-benar dilepaskan sehingga bisa terjadi gempa atau letusan gunung berapi," kata Djamal.
Oleh karenanya, kata Djamal, sebaiknya kita tak terlalu mencemaskan hal itu. Sebaliknya menurut Djamal, ini merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk menyaksikan gerhana bulan dengan lebih baik. "Kita bisa bangun lebih awal, melakukan salat gerhana, dan menyaksikan gerhana bulan yang relatif cukup panjang." (umi)

• VIVAnews

FOTO: Layanan Pijat Ular

Ular hidup itu akan diletakkan di wajah, punggung, kaki dan leher.

Spa Ular (www.oddee.com)

VIVAnews - Adalah Barak's Spa, sebuah klinik pijat di Israel yang menawarkan layanan relaksasi tubuh dengan menggunakan ular. Pelanggan dikenakan biaya US$70 atau setara Rp600 ribu untuk sekali pijat.

Ular hidup itu akan diletakkan di wajah, punggung, kaki dan leher. Jika Anda tidak jijik dan penasaran, silahkan mencoba di Barak's Spa.
• VIVAnews

Terungkap, Cara Penguin Selamat dari Beku

Penguin bergerak di dalam kerumunan.

Penguin bergerak di dalam kerumunan menggunakan cara yang sama dengan cara suara dihantarkan melalui cairan. Hanya saja, dengan pergerakan yang lebih lambat. (lifeslittlemysteries.com)

VIVAnews - Bagi penguin yang berusaha agar mereka dapat bertahan dalam cuaca ekstrim di kutub selatan, berjubel berdesakan merupakan masalah hidup atau mati. Burung-burung dalam koloni tersebut saling berkumpul secara rapat, saking rapatnya hingga pergerakan individu tak dimungkinkan.

Pergerakan kolektif merupakan satu-satunya pergerakan yang bisa dilakukan. Dan penguin yang berdiri di pinggir kerumunan akan mati kedinginan jika mereka tidak secara terus menerus bergerak ke arah tengah kerumunan.

Namun, bagaimana reorganisasi kolektif yang secara konstan berlangsung itu terjadi? Bagaimana jutaan pergerakan dari sebuah koloni berlangsung secara terus menerus tanpa saling tabrak berantakan? Ternyata, rahasianya ada di fisika.

Penguin bergerak di dalam kerumunan menggunakan cara yang sama dengan cara suara dihantarkan melalui cairan. Hanya saja, dengan pergerakan yang lebih lambat.

“Setiap 30 sampai 60 detik, seluruh penguin mengambil satu langkah kecil yang gerakannya tampak seperti gelombang dalam seluruh kerumunan tersebut,” kata Daniel Zitterbart, peneliti dari University of Erlangen-Nuremberg, Jerman, seperti dikutip dari Life’s Little Mysteries, 7 Juni 2011.

Pada laporannya yang dipublikasikan di jurnal Plos ONE, Zitterbart dan rekan-rekannya menyebutkan, saat diteliti, seluruh penguin mengambil langkah antara 5 sampai 10 sentimeter namun dengan cara yang sangat terkoordinasi.

“Sejalan dengan waktu, pergerakan-pergerakan kecil ini mengarah ke reorganisasi besar-besaran di dalam kerumunan penguin tersebut,” ucap Zitterbart.

Serupa dengan pergerakan suara di dalam zat cair, sebut para Zitterbart, setiap individu penguin tidak mengubah posisinya terhadap tetangga mereka. “Penguin juga tidak memaksa diri mereka masuk atau keluar dari kerumunan,” sebutnya.

Peneliti menyebutkan, penguin jauh lebih baik dibanding manusia dalam melakukan ‘pergerakan teratur’ seperti itu. Umumnya, manusia jika dikumpulkan sebanyak dan sepadat itu malah saling bertabrakan dan berdesakan.

“Bagaimana pergerakan ‘bergelombang’ ini sangat tidak terkoordinasi dan berbahaya di dalam kerumunan manusia tetapi tidak demikian dengan penguin tetaplah menjadi sebuah misteri,” ucap Zitterbart. (eh)

Lima Alasan Berat Badan Sulit Turun

Anda harus lebih banyak bergerak sepanjang hari untuk membakar kalori.

Timbangan naik turun (doc Corbis)

VIVAnews - Efek yoyo atau turun naik berat badan terus menerus, banyak dialami para wanita. Mungkin Anda juga pernah mengalami hal serupa.
Sudah menjalani olahraga setiap hari, berat badan sempat turun, tetapi dalam waktu yang singkat timbangan kembali naik. Apa masalah sebenarnya? Elisa Zied, ahli diet, mengungkapkan lima alasan utama berat badan sulit turun, seperti dilansir dari Shine.

1. Terlalu banyak diam

Anda mungkin menghabiskan sekitar satu atau dua jam di pusat kebugaran. Tapi, coba ingat-ingat lagi apakah Anda lebih banyak duduk di sisa waktu seharian? Jangan menyepelekan hal tersebut hanya karena Anda melakukan treadmill selama satu jam. Anda harus lebih banyak bergerak sepanjang hari untuk membakar kalori. Terlalu banyak diam juga bisa berarti makan lebih sering.

2. Makan terlalu banyak

Ketika Anda makan terlalu banyak, kemungkinan Anda mengonsumsi kalori lebih dari yang Anda pikirkan. Jadi, kontrol lagi asupan makanan Anda.

3. Makan sambil berdiri atau sambil bekerja

Jika Anda makan dengan cara ini, fokus Anda pada makanan berkurang. Anda pun sulit merasa puas dan kenyang. Hal ini juga membuat Anda mengonsumsi lebih banyak kalori.

4. Mengonsumsi makanan ringan terlalu sering
Mengonsumsi makanan dalam jumlah kecil dan berkala sehingga tidak merasa kelaparan sepanjang hari, memang baik. Namun, jika makan cemilan ketika Anda tidak benar-benar lapar, justru membuat asupan kalori dalam tubuh menjadi terus bertambah.

5. Tidak jujur
Anda mungkin berpikir bahwa sedang mengurangi asupan kalori, padahal Anda tidak melakukannya. Anda harus mengurangi 500 kalori per hari. Mengonsumsi sedikit makanan dengan memperbanyak aktivitas fisik, bisa mengurangi bobot tubuh setengah kilogram setiap minggunya.

Selasa, 07 Juni 2011

Ikan Paus Sperma Raksasa Dipindahkan dari Pantai

Sperma paus yang dipindahkan (Foto: AFP)
Sperma paus yang dipindahkan (Foto: AFP)
LONDON - Ikan paus Sperma yang panjangnya mencapai 13 meter dipindahkan dari sebuah pantai di Inggris. Butuh waktu lima jam untuk memotong ikan paus raksasa itu.

Ikan paus yang memiliki lebih dari 20 ton itu, terdampar di pantai Kota Redcar sejak Selasa 31 Mei. Ikan besar ini pada akhirnya tewas meskipun warga setempat berupaya untuk menyelamatkannya.

Autopsi pun dilakukan terhadap bangkai hewan raksasa tersebut. Hewan mamalia itu pun akhirnya dipotong menjadi sejumlah bagian kecil menggunakan alat berat yang biasa digunakan untuk konstruksi jalan.

"Kami harus melakukan evakuasi terhadap bangkai dan sperma dari ikan paus tersebut. Bila dibiarkan, kemungkinan dapat mengganggu wilayah setempat," ungkap juru bicara dewan kota Redcar seperti dikutip AFP, Kamis (2/6/2011).

Bangkai itu sendiri dibawa dengan menggunakan kontainer dan pasir. Warga pun ramai-ramai melihat proses pemindahan tersebut dan takjub dengan ukuran sperma dari ikan paus ini.
(faj)