Total Tayangan Halaman

Selamat Datang Bagi Semua

Blog ini berisi konten-konten yang menarik dari berbagai sumber, yang mungkin bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian..

Jumat, 19 Agustus 2011

Ikan Lele Albino Raksasa Cetak Rekor

Ikan lele albino ini tertangkap oleh peserta tur memancing.

Lele Albino Raksasa (dailymail.co.uk)

VIVAnews - Seekor ikan lele albino raksasa ditemukan oleh Chris Grimmer di Sungai Ebro, dekat Barcelona, Spanyol. Ikan ini memecahkan rekor sebagai ikan lele albino terbesar yang ditangkap melalui pemancingan.

Saat itu, Chris mengikuti sebuah tur memancing. Awalnya, dia tidak menyangka ikan yang memakan umpannya berukuran raksasa. Chris memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk menggulung senar pancingnya setelah umpan yang dia lempar disambar ikan ini.

"Butuh waktu lama untuk menariknya, seperti menarik sebuah bus," kata Chris sebagaimana dimuat laman Daily Mail.

"Setelah itu, saya sangat lelah dan nyaris tak bisa berjalan, tapi tidak sia-sia."

Ikan lele itu kemudian ditimbang. Ternyata, beratnya sekitar 88 kg dengan panjang 2,4 meter. Setelah penimbangan, ikan ini kemudian dilepaskan kembali ke sungai.

Sementara itu, pemandu yang mengorganisir tur itu, Ashley Scott mengatakan sangat yakin tangkapan itu telah memecahkan rekor ikan lele terbesar melalui cara pemancingan. "Kami tahu catatan rekor ikan lele, jadi kami langsung menyadari bahwa itu adalah rekor," kata Scott.

Rekor ikan lele albino terbesar yang berhasil ditangkap sebelumnya dipegang oleh Sheila Penfold dari London, Inggris. Dia berhasil menangkap seekor ikan lele albino seberat 86 kilogram pada Oktober tahun lalu.
Namun, ikan lele terbesar yang pernah ditangkap di muka bumi adalah ikan lele raksasa seberat 293 kg. Ikan ini tertangkap di Sungai Mekong, Thailand pada 2005. (umi)

Kasihan, Gurame Ini Kecanduan Cokelat

Ikan gurame umumnya memakan buah

Gary bukanlah satu-satunya hewan yang memiliki pola hidup yang aneh diserahkan ke pusat penangkaran hewan. (sky.com)

VIVAnews - Staf aquarium berhasil menyapih seekor ikan gurame yang kecanduan cokelat dan membuatnya mengonsumsi makanan yang lebih sehat bagi ikan sebangsanya. Sebelumnya, gurame yang malang itu selalu diberi makan Kit Kat oleh pemiliknya.

Awalnya, staf dari Sea Life London Aquarium bingung oleh kelakuan ikan berbobot seberat 4 kilogram itu yang menolak untuk makan sampai akhirnya mereka mendapati bahwa ikan itu tidak pernah diberi makan apapun selain cokelat.

Tim pengamat kemudian memadatkan serpihan Kit Kat ke dalam anggur agar Gary, gurame berukuran panjang 40 centimeter itu mau ‘beristirahat’ dari pola makannya yang biasa.

“Saya tidak pernah mendengar ikan diberi makan cokelat, apalagi dibesarkan sepenuhnya dengan makanan itu,” kata Rebecca Carter, petugas yang ditugaskan untuk menangani Gary, seperti dikutip dari Sky News, 7 Agustus 2011.

Carter menyebutkan, gurame umumnya memakan buah. “Tetapi untungnya Gary tidak tampak mengalami penyakit akibat kecanduan cokelat,” ucapnya. “Akan tetapi, kami tidak merekomendasikan pemilik ikan untuk memberi makan makanan seperti ini,” ucapnya.

Sayangnya, Gary bukanlah satu-satunya hewan yang memiliki pola hidup yang aneh diserahkan ke pusat penangkaran hewan itu oleh pemiliknya.

Di dekat kandang Gary, tinggal Ed, seekor ikan lele yang memutuskan untuk bersikap seperti kucing. Ed hanya mau makan makanan yang disuapi dengan tangan ke mulutnya dan sambil ditepuk-tepuk kepalanya. Ed juga belajar menyerang ikan lain yang berupaya mencuri makanannya.

Staf aquarium menyebutkan, pola makan Gary dan Ed yang aneh merupakan masalah yang serius. “Banyak orang yang tidak melakukan penelitian terlebih dulu saat mereka akan memelihara ikan. Akhirnya, mereka tidak mampu merawat mereka dengan baik,” kata Carter.

”Kami senang bisa memberikan tempat bagi Gary, tetapi faktanya, kami tidak punya tempat yang cukup luas untuk menampung banyaknya permintaan pemilik hewan yang ingin menyerahkan peliharaannya,” ucap Carter. (ren)

Tak Sarapan, Pemicu Hubungan Seks Dini Remaja


Remaja yang melewatkan sarapan berhubungan seks pertama kali pada usia 17,5 tahun.


sarapan (Corbis)

VIVAnews - Sebagian besar siswa kerap melewatkan sarapan pagi dengan alasan akan terlambat sekolah. Sebuah penelitian ilmuwan Jepang mungkin patut Anda perhitungkan untuk membudayakan sarapan bersama keluarga sebelum beraktivitas.

Studi peneliti Jepang yang mempelajari kebiasaan makan 1.500 keluarga menemukan, remaja yang melewatkan sarapan pagi cenderung melakukan hubungan seks di usia dini.

Seperti dikutip dari laman Telegraph, peneliti Jepang juga menemukan, remaja yang sarapan setiap hari sebelum ke sekolah melakukan hubungan seks pertama kali pada usia rata-rata 19,4 tahun dibandingkan usia 17,5 tahun pada remaja yang tidak sarapan pagi.

Studi yang mewawancarai responden berusia 16 hingga 49 tahun juga menemukan mereka yang memiliki ikatan emosional yang buruk dengan ibu melakukan hubungan seks di usia lebih muda. Remaja yang bermasalah dengan ibu, rata-rata berhubungan seks pertama kali pada usia 16 tahun ketimbang remaja yang memiliki ikatan erat dengan ibu, pada usia 19 tahun.

Pendidikan tentang hubungan seksual, menurut Kunio Kitamura, Direktur Eksekutif Asosiasi Keluarga Berencana Jepang, dibangun lewat keluarga, salahsatunya dengan waktu makan.
"Kenyataan bahwa orang tidak bisa sarapan menunjukkan sesuatu tentang lingkungan keluarga mereka," kata Dr Kitamura.

Dia menambahkan, "sebelum menyalahkan individu yang berhubungan seks pada usia dini, mungkin perlu untuk melihat hubungan dalam rumah."

Lewat berbagai studi, para ilmuwan telah membuktikan bahwa sarapan di rumah berhubungan dengan penurunan berat badan, meningkatkan konsentrasi dan kesehatan secara umum.

Kenali Gejala Gangguan Irama Jantung

Kondisi ini membuat risiko serangan stroke menjadi lebih tinggi.


Penyakit Jantung  

VIVAnews - Stroke merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dalam kategori penyakit non infeksi. Sementara di dunia, stroke berada di peringkat kedua. Serangan stroke memang bisa mengintai siapa pun termasuk Anda.

Salah satu faktor risikonya adalah kondisi yang disebut Fiblirasi Atrium, yaitu gangguan pada irama jantung. Hal ini terjadi ketika serambi jantung (atrium) berdetak tidak teratur. Jika denyut tidak teratur, darah akan bergumpal-gumpal di atrium.

Kondisi ini membuat tidak semua darah dapat dipompa dengan baik ke seluruh tubuh. Itu karena gumpalan-gumpalan tersebut nantinya bisa menyumbat pembuluh darah. Salah satunya adalah menyumbat pembuluh darah otak dan memicu stroke atau keadaan hilangnya fungsi otak secara cepat.

Fiblirasi Atrium cenderung dialami oleh orang yang mengalami gangguan katup jantung, mengalami penyakit pengapuran di aorta (arteri besar). Termasuk juga pasien hipertiroid, pasien gagal jantung, dan pasien pasca operasi by pass. Untuk itu penting memeriksakan irama jantung jika mengalami kondisi-kondisi tersebut.

"Pasien Fiblirasi Atrium memiliki risiko serangan stroke lima kali lebih tinggi dibandingkan populasi normal. Satu pertiga di antara mereka akan mengalami serangan stroke setidaknya sekali dalam hidupnya," kata dr Gunawan Purdianto, Health of Medical Affairs, Bayer HealthCare Pharmaceuticals Indonesia.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah gejala-gejala Fiblirasi Atrium. Meskipun harus dilakukan pemeriksaan medis untuk memastikannya, Anda patut waspada jika mengalami gejala-gejala berikut:

- Berdebar-debar
- Tekanan darah terus menurun
- Lemas dan sering kelelahan
- Lightheadedness atau merasa pusing dan melayang
- Mudah bingung, tidak fokus
- Sesak napas
- Pada kasus tertentu juga disertai sakit dada.

"Gangguan ini seringkali tidak disadari oleh orang yang mengalaminya. Itu karena gejalanya mirip seperti ketika tubuh merasa kelelahan," kata dr RMW Kaligis SpJP, ahli jantung dari Rumah Sakit Harapan Kita, dalam presentasi Bayer 'Pencegahan Stroke Pada Penderita Gangguan Irama Jantung' di Jakarta. (umi)

5 Obat yang Bisa Bikin Gemuk

Penting untuk mengetahui obat-obat apa saja yang membuat bobot tubuh bertambah.


Obat (dok. Corbis)

VIVAnews - Apakah mengkonsumsi obat bisa membuat tubuh menggemuk? Jawabannya adalah 'iya'. Tetapi tidak semua obat, dan hanya obat tertentu saja.

Penting untuk mengetahui obat-obat apa saja yang membuat bobot tubuh bertambah. Terutama bagi Anda yang harus menjaga berat badan secara ketat demi kondisi kesehatan. Berikut lima jenis obat yang menurut dr. Sushila Kataria, konsultan senior Department of Internal Medicine di Medanta Medicity, New Delhi, bisa memicu kenaikan berat badan, seperti dilansir healthmeup.com.

1. Obat alergi
Obat alergi mengandung diphenhydramine yang membuat Anda cepat mengantuk. Rasa kantuk berlebih bisa juga dialami ketika Anda mengkonsumsi obat batuk. Kandungan tersebut membuat  Anda jadi kurang aktif dan cenderung malas melakukan aktivitas fisik.

2. Obat antidepresan
Beberapa obat antidepresan bisa meningkatkan hasrat makan Anda. Penting untuk menanyakan pada dokter sebelum ia meresepkan obat antidepresan.

3. Pil kontrasepsi
Pil kontrasepsi bekerja dengan memanipulasi hormon. Salah satu efek sampingnya adalah meningkatkan nafsu makan. Akan lebih baik jika Anda memiliki pil kontrasepsi yang kadar estrogennya rendah atau pil progestin, demi menjaga berat badan.

4. Obat tidur

Beberapa obat tidur seperti diphen-hydramine atau sominex juga bisa jadi pemicu utama meningkatnya berat badan. Untuk itu, berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda mengkonsumsi obat tidur tertentu.

5. Obat migrain
Kandungan oleanzipine dan valproate natrium yang terdapat pada obat migrain, dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Itu karena zat tersebut memicu hasrat makan berlebih.

Deteksi Penyakit Lewat Kuku

Memerhatikan kondisi kuku, bisa mendeteksi gejala penyakit yang mungkin tak Anda rasakan.


kuku (dok. Corbis)

VIVanews - Tubuh sering memberi petunjuk visual terkait kondisi kesehatan. Selain lewat lidah, urin, bibir, dan mata, Anda bisa mendeteksi gangguan kesehatan dengan memerhatikan kondisi kuku.

Ya, kuku memang hanya bagian kecil dari tubuh manusia yang mungkin kerap luput dari perhatian. Tapi, memerhatikan perubahannya, Anda bisa mendeteksi gejala penyakit yang mungkin tidak Anda rasakan.

Ingin tahu kondisi kuku seperti apa saja yang menggambarkan kondisi kesehatan Anda? Berikut 10 kondisi kuku, seperti dikutip mayoclinic.com.

1. Kuku pucatKuku yang berwarna putih atau agak pucat seringkali berhubungan dengan faktor penuaan. Namun, kondisi ini juga berhubungan dengan gangguan pada kesehatan seperti anemia, gangguan jantung, penyakit lever serta kekurangan gizi.

2. Kuku berwarna kuningWarna kuning pada kuku dapat mengindikasikan kondisi pernafasan seperti bronkitis kronis, gangguan tiroid atau pembengkakan tangan (lymphedema). Dalam sindroma kuku kuning ini, kuku akan menebal dan pertumbuhan melambat, sehingga mengalami perubahan warna. Kuku dipengaruhi oleh sedikitnya kutikula.

Meskipun sering diidentikkan dengan penyakit pernafasan, kuku kuning juga dapat menunjukkan adanya infeksi jamur pada kuku.

3. Kuku berbintik dan berlubangKuku berbintik cenderung berlubang, umum terjadi pada orang dengan psoriaris, kondisi kulit yang memproduksi tambalan bersisik. Kondisi ini juga diakibatkan oleh peradangan artritis dan cedera kuku yang membuat kuku rapuh.

Lubang-lubang pada kuku juga berhubungan dengan kondisi kutikula seperti penyakit autoimun yang juga menyebabkan kerontokan pada rambut.

4. Kuku Berwarna PutihKuku berwarna putih dengan lengkungan warna hitam atau gelap bisa menjadi petanda penuaan. Tetapi juga menunjukkan adanya gangguan pada hati seperti penyakit hepatitis, liver, diabetes, dan malnutrisi.

5. Kuku Berwarna KebiruanWarna kebiruan pada kuku menandakan kuku kekurangan oksigen. Tidak hanya itu, kondisi ini juga menandakan adanya infeksi paru-paru, seperti pneumonia. Penyakit lain yang harus waspadai adalah diabetes.

6. Kuku membesarKuku membesar dan terdapat kurva kuku di sekitar ujung jari menandakan rendahnya kadar oksigen dalam darah dan bisa menjadi petanda penyakit paru-paru. Kondisi ini juga berhubungan erat dengan penyakit inflamasi usus, penyakit jantung, dan penyakit hati.

7. Bengkak di sekitar kukuBengkak di sekitar kuku memang awam terjadi, hal ini kerap kali berhubungan dengan peradangan. Namun, kondisi ini juga mengindikasikan penyakit lupus atau gangguan jaringan.

8. Kuku sendokKuku sendok (koilonikia) adalah kuku yang terlihat berlekuk. Biasanya, tekanan yang ada cukup kuat bahkan untuk menampung setetes cairan. Kuku sendok merupakan tanda anemia.

9. Kuku dengan garis rapuhGaris di tengah-tengah kuku dapat berhubungan dengan cedera parah yang mengganggu pertumbuhan kuku. Namun, kondisi ini juga menunjukkan adanya diabetes yang tidak terkontrol, penyakit yang berhubungan dengan demam tinggi seperti pneumonia, campak, dan cacar, serta malnutrisi.

10. Kuku yang terpisahKondisi ini dikenal dengan sebutan onycholysis. Kuku menjadi longgar dan dapat terpisah dari kulit. Kondisi ini mengindikasikan cedera atau infeksi, penyakit tiroid, reaksi terhadap cat kuku atau kuku akrilik, serta psoriasis. (art)